Sesi I
Ditekan Banyak Sentimen Negatif, IHSG Turun 2,64%
Muhammad Julian Fadli
29 October 2026 13:35

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup Sesi I di zona merah, turun 2,64% di posisi 5.142 pada Kamis (29/10/2026) menyusul tekanan outflow oleh investor asing yang masih deras di tengah-tengah ancaman MSCI menurunkan pasar saham Indonesia menjadi Standalone Market, dua tingkat lebih rendah dari Emerging Market.
Sepanjang perdagangan pagi hingga siang hari IHSG amat tergelincir hebat dengan rentang pergerakan pada terjadi pada level 5.320 sampai dengan terlemahnya 5.135.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai transaksi perdagangan saham menunjukkan Rp5,85 triliun dari sejumlah 14,35 miliar saham ditransaksikan, dengan frekuensi yang terjadi sebanyak 803 ribu kali diperjualbelikan.
Tercatat ada pelemahan 593 saham, dan hanya 92 saham terjadi penguatan. Sisanya 100 saham stagnan.
Saham–saham infrastruktur, saham barang baku, dan saham perindustrian menjadi pemicu pelemahan IHSG dengan tertekan mencapai 3,78%, 3,56%, dan 2,98%. Disusul oleh saham–saham konsumen non primer yang melemah 2,75%, dan saham energi minus 2,72%.


























