Logo Bloomberg Technoz

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG cenderung bergerak sideways pada perdagangan hari ini. Secara teknikal, area support berada pada kisaran 5.080–5.180, sedangkan resistance berada di rentang 5.300–5.330.

Sementara itu, Head of Department BRI Danareksa Sekuritas Chory Agung Ramdhani memperkirakan IHSG berpotensi menguji area support 5.182–5.118 setelah gagal bertahan di atas level 5.400.

Chory menilai tren IHSG masih bearish karena indeks berada di bawah rata-rata pergerakan 20 hari atau moving average (MA20) di level 5.731 dan MA200 di level 6.916. Indikator MACD juga masih berada di area negatif, meskipun histogram mulai menyusut.

Jika area support mampu bertahan, peluang konsolidasi atau technical rebound tetap terbuka dengan sasaran resistance di kisaran 5.400–5.455, menurut analisis teknikal BRI Danareksa Sekuritas.

Sentimen Global dan Reformasi Pasar

Dari sisi eksternal, pelaku pasar juga mencermati keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), yang dijadwalkan pada Kamis dini hari WIB (29/10/2026). Konsensus yang dikutip BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan The Fed mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,75%–4%.

Sinyal kebijakan yang lebih hawkish berpotensi memperkuat dolar AS dan menambah tekanan terhadap rupiah serta pasar saham negara berkembang. Investor juga menantikan perkembangan laporan keuangan emiten kuartal III 2026.

Di dalam negeri, pasar turut mencermati kebijakan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pengecualian saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau high shareholding concentration (HSC) dari perhitungan IHSG yang dijadwalkan berlaku mulai 2 November 2026.

Kepastian implementasi reformasi pasar modal menjadi salah satu perhatian investor di tengah upaya memulihkan kepercayaan terhadap pasar saham Indonesia.

Rekomendasi Saham

Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham DSNG, CPIN, dan AADI. Sementara itu, BNI Sekuritas memasukkan MDKA, CUAN, ASII, TINS, ADMR, dan JPFA dalam daftar ide perdagangan. BNI Sekuritas memberikan strategi speculative buy untuk MDKA, ASII , TINS, ADMR , serta JPFA.

(roy)

No more pages