Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Naik 2 Hari Beruntun, Mending Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
28 October 2026 07:08

Emas batangan murni Swiss./dok. Bloomberg
Emas batangan murni Swiss./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia naik pada perdagangan kemarin. Makin redanya kekhawatiran soal kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve dalam rapat pekan ini menjadi sentimen positif bagi sang logam mulia.

Pada Selasa (27/10/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.062,7/troy ons. Menguat 1,08% dibandingkan hari sebelumnya.

Ini membuat harga emas genap naik dua hari beruntun. Selama dua hari tersebut, harga terangkat 1,72%.


Aksi ‘serok’ di bawah atau bargain hunting sepertinya menjadi alasan mengapa harga emas bisa naik. Sebelumnya, harga aset ini sempat anjlok ke bawah US$ 4.000/troy ons pada 23 Oktober.

“Emas menemukan pijakan setelah sempat berada di bawah US$ 4.000/troy ons. Koreksi harga yang begitu tajam membuat emas kembali atraktif,” kata Ewa Manthey, Commodity Strategist di ING Bank, seperti dikutip dari Bloomberg News.

Harga Emas Dunia di Pasar Spot (Sumber: Bloomberg)