Logo Bloomberg Technoz

“Trade Expo Indonesia menjadi momentum strategis untuk mempertemukan eksportir nasional dengan calon pembeli global sekaligus membuka akses ke pasar-pasar ekspor baru. Potensi transaksi yang tercipta menunjukkan bahwa produk Indonesia tetap memiliki daya saing dan peluang besar di pasar internasional. Indonesia Eximbank akan terus memperkuat perannya sebagai mitra pertumbuhan eksportir melalui pembiayaan, penjaminan, asuransi, jasa konsultasi, serta perluasan akses pasar internasional,” ujar Maria.

Indonesia Eximbank Perluas Akses Pasar Ekspor

Untuk memperbesar peluang ekspor, Indonesia Eximbank secara aktif menjalin sinergi dengan Atase Perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di berbagai negara. Kolaborasi ini diarahkan untuk mengidentifikasi potensi pasar, menjaring calon pembeli, serta mempertemukan eksportir dengan mitra bisnis yang sesuai dengan karakteristik produknya.

Melalui kerja sama tersebut, pelaku usaha memperoleh dukungan dalam mencari pasar tujuan yang potensial. Strategi ini juga mendorong diversifikasi pasar ekspor agar produk Indonesia tidak hanya bergantung pada negara tujuan yang selama ini menjadi pasar utama.

Upaya memperluas pasar menjadi penting bagi eksportir, khususnya usaha kecil dan menengah (UKM), yang membutuhkan akses terhadap jaringan pembeli internasional. Dengan dukungan promosi dan penjajakan bisnis, pelaku usaha memiliki kesempatan untuk mengenalkan produk kepada calon mitra sekaligus memahami kebutuhan pasar yang dituju.

Partisipasi dalam TEI 2026 juga memberikan ruang bagi pelaku usaha binaan Indonesia Eximbank untuk menampilkan produk unggulan secara langsung kepada pengunjung internasional. Pameran tersebut menjadi kesempatan untuk membangun relasi bisnis, menjajaki kerja sama, dan mengidentifikasi peluang transaksi yang dapat dikembangkan setelah kegiatan berakhir.

Sepanjang lima hari penyelenggaraan TEI 2026, stan Indonesia Eximbank dikunjungi lebih dari 2.000 orang. Pengunjung terdiri atas pembeli internasional atau buyers, eksportir, pengusaha korporasi, serta pelaku UKM yang mencari informasi mengenai layanan untuk mendukung kegiatan ekspor.

Selain menggali informasi mengenai layanan keuangan dan nonkeuangan, pengunjung juga dapat melihat langsung 10 produk unggulan yang dipamerkan oleh debitur dan mitra binaan Indonesia Eximbank. Kehadiran produk tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi usaha nasional kepada calon pembeli dari berbagai negara.

LPEI Perkuat Konsultasi dan Pendampingan Eksportir

Tidak hanya memfasilitasi promosi produk, Indonesia Eximbank juga memperluas dukungan melalui layanan konsultasi bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis ke pasar internasional. Dalam pelaksanaan TEI 2026, LPEI menggandeng Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Lembaga National Single Window (LNSW) untuk menyediakan layanan konsultasi ekspor secara lebih komprehensif.

Kolaborasi tersebut memungkinkan pelaku usaha memperoleh informasi mengenai pembiayaan ekspor, ketentuan kepabeanan, dan berbagai aspek perdagangan internasional. Akses terhadap informasi tersebut diharapkan dapat membantu eksportir memahami prosedur serta mengantisipasi kendala dalam menjalankan kegiatan ekspor.

Selama pameran berlangsung, tercatat lebih dari 300 sesi konsultasi yang memberikan solusi praktis atas berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Layanan ini menjadi salah satu bentuk pendampingan untuk membantu eksportir mempersiapkan diri memasuki pasar global secara lebih terarah.

Bagi pelaku UKM, pemahaman mengenai pembiayaan, regulasi, dan mekanisme perdagangan internasional merupakan bagian penting dalam membangun kesiapan ekspor. Dukungan konsultasi dapat membantu mereka mengidentifikasi kebutuhan usaha, memahami persyaratan pasar tujuan, serta menentukan langkah yang diperlukan untuk memperluas penjualan ke luar negeri.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Indonesia Eximbank berupaya menjalankan peran tidak hanya sebagai penyedia dukungan finansial, tetapi juga sebagai mitra pengembangan usaha berorientasi ekspor. Dukungan yang mencakup pembiayaan, penjaminan, asuransi, konsultasi, dan akses pasar diharapkan dapat memperkuat kesiapan eksportir dalam menghadapi persaingan internasional.

Potensi transaksi sebesar US$7,3 juta yang tercatat dalam TEI 2026 menjadi salah satu indikator terbukanya peluang bisnis bagi produk Indonesia. Namun, potensi tersebut masih perlu ditindaklanjuti hingga menjadi realisasi transaksi agar memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku usaha.

Ke depan, Indonesia Eximbank menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem ekspor nasional melalui pendampingan usaha, perluasan jaringan pasar, serta peningkatan akses terhadap layanan keuangan dan nonkeuangan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu lebih banyak pelaku usaha Indonesia menembus pasar internasional dan meningkatkan kontribusi ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

(RAD/tim)

No more pages