Hadapi Tantangan Ekspor, Indonesia Eximbank Dampingi UMKM

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indonesia Eximbank memperkuat kesiapan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memasuki pasar internasional melalui Coaching Program for New Exporter (CPNE). Program ini memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha yang belum pernah mengekspor maupun yang masih mengandalkan ekspor tidak langsung.
Narasumber Divisi Jasa Konsultasi LPEI atau Indonesia Eximbank, Siti Nurhafidah Umiroh, mengatakan program tersebut dirancang untuk membantu pelaku usaha memahami tahapan ekspor sebelum menjangkau pasar global.
“Tujuan utamanya adalah untuk mempersiapkan pelaku usaha Indonesia yang mungkin belum pernah ekspor atau baru kenalan dengan ekspor, atau mungkin ekspornya selama ini tidak secara langsung,” ujarnya dalam pemaparan mengenai layanan konsultasi Indonesia Eximbank.
Melalui CPNE, pelaku usaha memperoleh bimbingan mengenai prosedur ekspor, pemilihan pasar tujuan, penentuan harga, hingga komunikasi dan transaksi dengan pembeli internasional. Materi tersebut menjadi bekal bagi UMKM untuk menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar dan persyaratan negara tujuan.
Salah satu pelaku usaha yang mengikuti program pembinaan Indonesia Eximbank adalah CV Mandiri Coffee dari Medan, Sumatera Utara. Perusahaan yang berdiri pada 2019 itu bergerak di bidang usaha dan perdagangan kopi Indonesia.






























