Maruarar menilai UMKM dalam negeri mampu menghasilkan produk berstandar nasional apabila mendapatkan pembinaan yang memadai.
"Tapi isinya adalah produk UMKM, dan bisa kok UMKM kita kalau kita bina dengan baik, ya, bisa mereka mampu punya SNI dan berkualitas," kata Maruarar.
Proyek gentengisasi tersebut merupakan proses penggantian atap rumah masyarakat Indonesia yang saat ini masih memakai seng. Nantinya, atap itu kan digantikan oleh genteng.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat memberikan arahan dalam pidatonya di rapat koordinasi nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan daerah di Sentul, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Dia menilai rumah yang saat ini masih menggunakan seng membuat tidak nyaman. Salah satu bahan bangunan tersebut juga rentan berpotensi berkarat.
"Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah proyek ‘gentengisasi’ seluruh Indonesia," ucap Prabowo saat itu.
Di sisi lain, Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga telah mengonfirmasi anggaran akan berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Rencana program tersebut akan dialokasikan lewat APBN tidak sampai Rp1 triliun. Anggaran nantinya akan berasal dari dana cadangan pemerintah lewat efisiensi penggunaan anggaran Kementerian/Lembaga, termasuk makan bergizi gratis (MBG).
(ibn/ell)






























