Logo Bloomberg Technoz

“Konflik ini tampaknya tidak akan segera berakhir,” kata Dan Pickering, kepala investasi di Pickering Energy Partners. Para pedagang, lanjutnya, “mulai menyesuaikan diri dengan lingkungan harga yang lebih tinggi, sembari tetap memperhitungkan volatilitas pada kontrak berjangka dengan waktu jatuh tempo terdekat.”

Secara terpisah, American Petroleum Institute, lembaga yang didanai industri minyak, melaporkan bahwa persediaan minyak mentah AS turun 4,9 juta barel pada pekan lalu, menurut dokumen yang dilihat Bloomberg. Jika dikonfirmasi oleh data resmi pada Rabu, penurunan tersebut akan menjadi yang ketiga secara berturut-turut dalam basis mingguan.

Harga minyak:

  • Minyak mentah WTI untuk pengiriman Desember naik 0,4% menjadi US$98,17 per barel pada pukul 06.04 waktu Singapura.
  • Minyak mentah Brent untuk penyelesaian kontrak Desember ditutup turun 0,7% menjadi US$108,79 per barel pada Selasa.

(bbn)

No more pages