Harga Emas Jatuh Nyaris 2%, Mending Jual atau Beli?
Hidayat Setiaji
24 September 2026 07:09

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia anjlok pada perdagangan kemarin. Ekspektasi bahwa suku bunga akan bertahan tinggi untuk jangka waktu lama (higher for longer) menekan harga sang logam mulia.
Pada Rabu (23/9/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.289,4/troy ons. Ambruk 1,72% dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi yang terendah dalam lebih dari sepekan terakhir.
Sentimen negatif bagi harga emas datang dari Amerika Serikat (AS). S&P Global melaporkan, pembacaan awal aktivitas sektor swasta di Negeri Paman Sam untuk periode September menunjukkan angka yang luar biasa.
Pada September, pembacaan awal (flash reading) aktivitas sektor swasta AS yang dicerminkan dengan Purchasing Managers’ Index (PMI) ada di 58,4. Ini menjadi yang tertinggi sejak Juli 2021.
Data ini memberi pesan bahwa perekonomian Negeri Adikuasa masih solid. Berdaya tahan untuk menerima kenaikan suku bunga demi meredam tekanan inflasi.





























