Logo Bloomberg Technoz

Dato Low Soal Penjualan 30,25% BYAN ke Haji Isam: Murni Bisnis

Muhammad Fikri
08 November 2026 12:32

Pemilik Jhonlin Group, Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) dan Pendiri Bayan Resources, Low Tuck Kwong. (Tangkapan layar Instagram/ @alwincc)
Pemilik Jhonlin Group, Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) dan Pendiri Bayan Resources, Low Tuck Kwong. (Tangkapan layar Instagram/ @alwincc)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pendiri sekaligus pemegang saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN), Dato' Low Tuck Kwong, menegaskan pengalihan 30,25% saham perusahaan kepada pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam berlangsung atas dasar kesepakatan bisnis dan tanpa tekanan dari pihak mana pun.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui Direktur Bayan Resources, Merlin, yang mewakili Low Tuck Kwong dalam acara BayRun for Charity 2026 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (8/11/2026).

"Hubungan saya dengan Pak Haji baik. Tidak ada tekanan. Semua pure bisnis, negosiasi, dan kesepakatan bersama," demikian pernyataan Low yang disampaikan kepada wartawan, sebagaimana dilaporkan sejumlah media.


Merlin mengatakan kedua pihak berharap kerja sama tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi Indonesia. Low juga menilai reputasi Haji Isam sebagai mitra bisnis cukup baik.

"Reputasinya baik dan mengenal sosok Haji Isam baik sebagai partner bisnis," demikian pernyataan Low.