Startup Gandeng Model AI China Efek Biaya Langanan OpenAI Cs Naik
News
22 September 2026 08:58

Rebecca Torrence dan Natasha Mascarenhas-Bloomberg News
Bloomberg, Harvey, sebuah startup di bidang hukum senilai US$15,6 miliar, membangun bisnisnya dengan melatih model AI seperti GPT-4 milik OpenAI untuk melakukan pekerjaan khusus bagi para pengacara. Namun, belakangan ini, melonjaknya biaya kecerdasan buatan telah mendorongnya untuk meninjau kembali ketergantungannya pada raksasa-raksasa AI tersebut.
Setelah pembaruan pada bulan Maret terhadap agen AI-nya, penggunaan layanan Harvey oleh pelanggan melonjak, tetapi margin kotornya turun tajam — dari sekitar 50% pada awal tahun menjadi -50% pada bulan Juni, menurut seseorang yang mengetahui masalah ini.
Kini, startup tersebut telah bergabung dengan kelompok perusahaan perangkat lunak yang semakin berkembang yang mengadopsi AI open-source, termasuk alternatif dari China yang semakin mahir. Penawaran ini umumnya lebih murah daripada teknologi eksklusif dari pengembang AI asal Amerika Serikat dan memungkinkan perusahaan seperti Harvey membuat model khusus dengan data mereka sendiri.
Investor seperti Sequoia Capital dan General Catalyst mendukung tren ini, yang memberikan perusahaan cara untuk menghemat salah satu biaya terbesar mereka, sekaligus memberi mereka kendali lebih besar atas teknologi mereka — alih-alih mengalihdayakannya ke OpenAI dan Anthropic.
































