Demokrat Usul Bentuk Dapil Nasional Cegah Suara Hangus di Pemilu
Dovana Hasiana
21 September 2026 15:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Partai Demokrat mengusulkan pembentukan daerah pemilihan (dapil) nasional atau national pool untuk mencegah adanya suara masyarakat yang hangus karena kebijakan ambang batas lolos ke Dewan Perwakilan Rakyat atau parliamentary threshold.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Dede Yusuf Macan Effendi mengatakan konsep tersebut nantinya memungkinkan sisa suara rakyat dari partai-partai yang lolos ambang batas parlemen akan dikonversi menjadi dapil nasional. Sehingga tidak ada suara rakyat yang terbuang.
"Partai Demokrat sejak awal sudah mengusulkan konsep dapil nasional di mana sisa suara rakyat dari partai-partai yang lolos ambang batas bisa dikonversi menjadi dapil nasional," ujar Dede Yusuf saat dihubungi Bloomberg Technoz, Senin (21/09/2026).
Dede Yusuf kemudian menyinggung bahwa hal ini pernah dilakukan melalui model stembus accord pada Pemilihan Umum (Pemilu) 1999. Metode ini adalah penggabungan suara partai-partai kecil yang suaranya tidak memadai untuk mendapatkan kursi. Sehingga mereka secara bersama bisa mendapatkan satu kursi. Pada Pemilu 2004, metode stembus accord ini dihilangkan.
Menurut dia, sistem ambang batas parlemen bisa menyebabkan banyaknya suara masyarakat yang hangus atau tidak terpakai. Misalnya, ambang batas parlemen 4% menimbulkan 17 juta suara hangus pada Pemilu 2024. Sementara, ambang batas parlemen 2,5% pernah menimbulkan 19 juta suara hangus pada Pemilu 2009.






























