Logo Bloomberg Technoz

Bursa Saham AS Akhir Pekan Dibebani Ancaman Harga Minyak

News
19 September 2026 07:57

Bursa Amerika Serikat Wall Street (Dok Bloomberg)
Bursa Amerika Serikat Wall Street (Dok Bloomberg)

Rita Nazareth-Bloomberg News

Bloomberg, Di penghujung pekan yang sibuk bagi pasar, pergerakan saham menjadi fluktuatif seiring kenaikan imbal hasil atau yield obligasi. Pada bagian lain, investor juga dihadapkan pada jatuh tempo sejumlah besar opsi yang memicu lonjakan volume perdagangan pada bursa Amerika Serikat (AS).

Setelah jeda dalam penurunan tajam obligasi Treasury, imbal hasil obligasi 10 tahun mencapai 5% akibat spekulasi bahwa harga minyak mendekati US$100 dapat memicu inflasi, yang mendorong kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS atau Federal Reserve.


Meskipun sebagian besar perusahaan pada S&P 500 mengalami penurunan, indeks tersebut sedikit naik berkat penguatan saham produsen chip. Bitcoin kembali menembus US$81.000.

Di sisi lain, Yen memangkas penurunannya setelah muncul laporan bahwa Bank of Japan melakukan pemeriksaan suku bunga, sebuah langkah yang sering dianggap sebagai pertanda akan adanya intervensi.