Logo Bloomberg Technoz

Prabowo: Demokrasi Bisa Dibajak, Terutama Oleh Pihak Berduit

Dovana Hasiana
19 September 2026 08:11

Presiden Prabowo dalam pidato HUT KE-28 Partai Amanat Nasional atau PAN. dok: Gerindra
Presiden Prabowo dalam pidato HUT KE-28 Partai Amanat Nasional atau PAN. dok: Gerindra

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dalam perayaan HUT Partai Amanat Nasional (PAN)  menyatakan demokrasi dapat dibajak oleh pihak-pihak yang memiliki kekayaan besar, utamanya jika uang yang didapatkan tersebut berasal dari cara yang tidak halal.

Mulanya Prabowo menyatakan tokoh PAN menjadi salah satu pihak yang memimpin reformasi. Dia menyatakan dirinya sejak masih di TNI juga mendukung demokrasi dan reformasi.

Kendati begitu, Prabowo mengingatkan demokrasi dapat dibeli oleh pihak-pihak yang memiliki kekuatan ekonomi besar dan mendapatkan kekayaannya dari cara yang ilegal. “Saudara-saudara, tapi kita harus hati-hati bahwa demokrasi bisa dibajak,” kata Prabowo Jumat (18/9/2026) malam. 


 “Demokrasi bisa dibeli mereka-mereka yang punya kekuatan ekonomi besar, mereka-mereka yang punya uang banyak, dan terutama mereka-mereka yang uangnya didapat dengan cara tidak halal, alias mereka mau membajak demokrasi kita.”

Prabowo menyatakan pihak-pihak tersebut ingin menyogok sejumlah pihak penting di Indonesia, antara lain; tokoh politik, jaksa, jenderal, menteri, hingga presiden.