Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

Diperberat Saham Big Caps, IHSG Balik Arah

Muhammad Julian Fadli
18 September 2026 13:45

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah siang hari ini, kehilangan 0,35% di posisi 6.439 pada perdagangan Jumat (18/9/2026). Tertekannya saham–saham big caps menjadi sebab, terutama saham Bank BCA (BBCA) dan saham Bank BRI (BBRI).

Padahal pada perdagangan pagi hari tadi IHSG sempat melesat di zona hijau hingga menyentuh level 6.521, namun jelang siang ini Indeks Komposit berbalik arah dengan pelemahan yang bertambah dalam sampai dengan titik terendah 6.433.

IHSG Penutupan Sesi I pada Jumat 18 September 2026 (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp7,5 triliun dari sejumlah 14,91 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan jumlah frekuensi sebanyak 1,07 juta kali diperjualbelikan. Tercatat masih ada penguatan 207 saham, dan sebanyak 406 saham terjadi pelemahan. Sisanya 173 saham stagnan.


Saham–saham keuangan termasuk perbankan big caps menjadi pemberat IHSG pada siang hari ini, saham BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI, misalnya. Adapun saham kesehatan, saham infrastruktur, dan saham keuangan mencatatkan pelemahan paling dalam, dengan masing–masing minus 1,66%, 1,26%, dan juga 1,17%.

Sejumlah saham–saham big caps berbobot besar menjadi pemberat IHSG hingga menempati jajaran top losers pada Jumat (18/9/2026).

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengurangi 11,09 poin
  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengurangi 8,8 poin
  3. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengurangi 7,38 poin
  4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mengurangi 4,23 poin
  5. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mengurangi 3,71 poin
  6. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengurangi 2,65 poin
  7. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mengurangi 2,58 poin
  8. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengurangi 2,58 poin
  9. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) mengurangi 1,85 poin
  10. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mengurangi 1,71 poin