Logo Bloomberg Technoz

Menurut Iding, BEI juga melihat kondisi saham yang sebelumnya masuk FCA berdasarkan kriteria tertentu.

Dari evaluasi tersebut, terdapat saham yang tidak mengalami perbaikan likuiditas meskipun telah masuk dalam mekanisme FCA.

Dengan demikian, BEI akan mengeluarkan sejumlah kriteria tersebut dari FCA dan mengembalikan saham ke pasar reguler apabila persoalannya bersifat teknikal dan tidak berkaitan dengan kondisi fundamental.

"Jadi yang masalah teknikal itu ketika masuk ke papan pemantauan khusus juga enggak ada perbaikan liquidity," kata Iding.

Di sisi lain, dia menegaskan perubahan tersebut bukan berarti BEI akan menghapus mekanisme FCA. Penyesuaian dilakukan agar FCA lebih diarahkan pada saham dengan persoalan fundamental.

Selain FCA, BEI juga terus memantau aktivitas perdagangan saham melalui mekanisme Unusual Market Activity (UMA). Iding menjelaskan status UMA tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran.

Bursa tetap memantau pola transaksi saham, termasuk apabila terdapat indikasi transaksi berulang atau circular transaction serta pola pengerekkan harga atau price ramping.

Apabila dari hasil pemantauan ditemukan indikasi manipulasi pasar, BEI dapat mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, BEI telah menyatakan akan mengevaluasi kebijakan FCA, termasuk mekanisme dan kriteria saham yang masuk dalam papan pemantauan khusus. Evaluasi tersebut sebelumnya ditargetkan selesai pada kuartal II-2026.

Penyesuaian kriteria FCA menjadi bagian dari evaluasi mikrostruktur pasar yang dilakukan Bursa untuk memastikan mekanisme perdagangan tetap berjalan secara teratur, wajar, dan efisien.

(fik/naw)

No more pages