Logo Bloomberg Technoz

Berdasarkan keterbukaan informasi, Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama telah meneken perjanjian jual beli saham bersyarat dengan pengendali BYAN, Low Tuck Kwong dan Elaine Low, pada 16 September 2026.

Lewat perjanjian jual beli itu, Haji Isam akan mengambil 10.000.000.500 atau sepuluh miliar lima ratus saham biasa BYAN. Jumlah lembar saham itu mengambil porsi mencapai 30% dari saham yang beredar.

“Penyelesaian transaksi tunduk pada pemenuhan beberapa kondisi-kondisi pendahuluan,” kata Direktur BYAN Jenny Quantero, mengutip Jumat (18/9/2026).

Selepas pemenuhan kondisi pendahuluan itu, Haji Isam akan menguasai sebagian besar saham tambang batu bara tersebut.

Biarpun demikian, informasi ihwal struktur pengendali selepas transaksi itu masih terbatas disajikan manajemen. Jenny menegaskan transaksi itu tidak akan berdampak negatif pada kelangsungan usaha BYAN.

“Kejadian tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat mengganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan,” tuturnya.

(fad)

No more pages