Awal tahun ini, perusahaan mulai memangkas ribuan pekerjaan sebagai bagian dari upaya penghematan kas, sebagaimana dilaporkan oleh Bloomberg.
Business Insider melaporkan bulan lalu bahwa perusahaan sedang menyusun rencana untuk putaran pengurangan karyawan berikutnya.
Dalam sesi diskusi dengan para analis pada hari Kamis, Chief Financial Officer Hilary Maxson menyebutkan bahwa "langkah-langkah penyederhanaan dan efisiensi" telah membantu perusahaan menekan biaya dan menjaga margin keuntungan.
Hingga akhir Mei, perusahaan memiliki sekitar 49.000 karyawan di AS dan sekitar 92.000 karyawan di luar negeri. Angka tersebut menunjukkan penurunan sebanyak 21.000 karyawan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
(bbn)
No more pages
































