Logo Bloomberg Technoz

Jaguar Land Rover Pangkas 4.000 Pekerja Imbas Penjualan Anjlok

News
06 September 2026 09:30

Jaguar Land Rover perusahaan besar Inggris terbaru yang alami kerugian akibat peretasan. (Chris Ratcliffe/Bloomberg)
Jaguar Land Rover perusahaan besar Inggris terbaru yang alami kerugian akibat peretasan. (Chris Ratcliffe/Bloomberg)

Joe Wertz- Bloomberg News

Bloomberg, Jaguar Land Rover Automotive Plc akan memangkas 4.000 pekerja dalam dua tahun ke depan saat produsen mobil terbesar di Inggris tersebut menghadapi lonjakan biaya, penurunan penjualan, serta dampak tarif AS, Lapor The Times.

Para karyawan telah diperingatkan pada Jumat malam untuk mengantisipasi pengumuman program pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, menurut The Times.


Dalam pernyataan kepada Bloomberg, perusahaan mengatakan akan meluncurkan program PHK sukarela dengan target penghematan sekitar £1,7 miliar atau sekitar Rp40,5 triliun dalam dua tahun, dengan asumsi £1 sama dengan Rp23.836. Perusahaan tersebut ingin menurunkan titik impasnya menjadi 300.000 kendaraan dan menyederhanakan bisnisnya sebagai respons terhadap kondisi pasar global, menurut pernyataan tersebut.

Perusahaan tidak menyebutkan jumlah PHK yang direncanakan.