Peralatan Produksi Chip China Disebut Tertinggal 15 Tahun
News
03 September 2026 06:45

Christina Kyriasoglou dan Stephen Engle-Bloomberg News
Bloomberg, China tertinggal sekitar 15 tahun atau dalam pengembangan peralatan pembuatan chip mutakhir, menurut seorang eksekutif senior di Zeiss Group asal Jerman, yang merupakan pemasok utama dalam industri semikonduktor global.
Adalah “asumsi yang rasional” bahwa Beijing akan membutuhkan waktu 15 tahun untuk mengembangkan mesin litografi sinar ultraviolet ekstrim, atau EUV, kata Frank Rohmund, yang memimpin divisi semikonduktor di Zeiss, dalam wawancara di Bloomberg TV, sambil mencatat bahwa kemajuan negara tersebut sulit untuk diukur.
Teknologi pembuatan chip menjadi sasaran utama upaya AS untuk mencegah China memperoleh chip kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kelas atas, sejalan persaingan antara dua ekonomi terbesar dunia dalam mengembangkan model-model mutakhir.
Amerika Serikat melarang ASML Holding NV—pemegang saham Zeiss—untuk mengirimkan mesin-mesin tercanggihnya ke China, sementara Beijing terus mengalirkan dana ke sektor semikonduktor dalam negerinya demi mencapai kemandirian.






























