Logo Bloomberg Technoz

Korban Tewas Banjir Bandang Nepal & China Tembus 1.000 Jiwa

News
01 September 2026 17:30

Banjir bandang di perbatasan China-Nepal. (Sumber: Bloomberg)
Banjir bandang di perbatasan China-Nepal. (Sumber: Bloomberg)

Akriti Sharma - Bloomberg News

Bloomberg, Jumlah korban tewas akibat banjir dahsyat di Nepal dan China telah menembus 1.000 orang saat upaya penyelamatan memasuki hari ketujuh pada Selasa (1/9).

Bencana tersebut dipicu longsoran gletser pada pekan lalu yang mengirimkan es, lumpur, batu, dan aliran air deras menerjang sebuah lembah di Nepal hingga menghancurkan permukiman yang dilaluinya. Video yang beredar memperlihatkan warga berusaha menyelamatkan diri ketika gelombang air dan material longsor menelan bangunan, merobohkan jembatan dan jaringan listrik, serta menyeret pepohonan, bongkahan batu, dan kendaraan.


Hingga Selasa, jumlah korban tewas di Nepal mencapai 987 orang, sementara otoritas China sebelumnya melaporkan 16 orang tewas di Kabupaten Gyirong, Tibet.

Otoritas Nepal mengatakan 3.916 orang lainnya masih hilang, termasuk 583 warga negara asing. Setidaknya 11.814 orang telah berhasil dievakuasi sejauh ini. Tim penyelamat mengandalkan helikopter dan pesawat lainnya untuk menjangkau masyarakat yang terisolasi setelah banjir dan tanah longsor menghancurkan jalan serta jembatan.