Logo Bloomberg Technoz

Sementara Loan at Risk (LAR) turun menjadi 9,2% pada kuartal II 2026, dari 9,7% pada kuartal sebelumnya dan 10,8% pada periode yang sama tahun lalu.

Di tengah perbaikan kualitas aset mikro, pertumbuhan kredit BBRI mencapai 16% yoy pada kuartal II 2026. Pertumbuhan terutama ditopang kredit korporasi dan komersial yang masing-masing meningkat 47% dan 58% yoy.

Sementara itu, kredit mikro hanya tumbuh 6% yoy, salah satunya karena penyaluran Kupedes masih turun 21% yoy.

“Kami mempertahankan rekomendasi Buy untuk BBRI, didukung oleh pemulihan kualitas aset segmen mikro dan valuasi yang menarik,” sebut Indopremier dalam risetnya dikutip Rabu (2/9/2026).

Indopremier merekomendasikan BUY saham BBRI dengan target Rp4.600 usai mempertimbangkan kenaikan risk-free rate. Hari ini saham BBRI ditutup di level 3.390 per saham atau mencatat kenaikan 0,3% dibandingkan dengan penutupan hari kemarin.

(ell)

No more pages