Logo Bloomberg Technoz

Impor Migas RI Juli Bengkak 49,91%, Crude—Hasil Minyak Bertambah

Redaksi
01 September 2026 12:45

Tanker Sierra./dok. Marine Traffic
Tanker Sierra./dok. Marine Traffic

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor minyak dan gas (migas) Indonesia sepanjang Juli 2026 membengkak US$1,25 miliar atau 49,91% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Lonjakan impor migas disebabkan oleh bertambahnya impor minyak mentah senilai US$848,3 juta atau 49,11% dan hasil minyak sebesar US$406,3 juta atau 51,68%, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, selama periode Januari hingga Juli 2026, nilai impor migas RI meningkat US$7,40 miliar atau 40,24% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.


Kenaikan ini dipicu oleh bertambahnya impor minyak mentah senilai US$2,08 miliar atau sebesar 41,81% dan hasil minyak senilai US$5,32 miliar atau sebesar 39,66%.

Di sisi lain, ekspor migas pada Januari–Juli 2026 mengalami tren pelemahan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.