Logo Bloomberg Technoz

Menhan Soal Rencana Rekrut Suku Dayak Pedalaman jadi Anggota TNI 

Dovana Hasiana
01 September 2026 16:50

Presiden Prabowo bersama dengan para pimpinan Suku Dayak Pedalaman (Dok. Setkab)
Presiden Prabowo bersama dengan para pimpinan Suku Dayak Pedalaman (Dok. Setkab)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memberi penjelasan tambahan soal rencana Presiden Prabowo Subianto merekrut masyarakat Suku Dayak Pedalaman sebagai anggota TNI. Salah satunya, kata dia, penerapan syarat khusus yang berbeda dari masyarakat umum yang ingin menjadi anggota TNI.

Menurut dia, TNI akan memberi kelonggaran dalam penetapan syarat fisik, terutama tinggi badan. Secara umum, Warga Negara Indonesia (WNI) yang mau menjadi Tamtama di TNI Angkatan Darat wajib memiliki tinggi badan minimal 158 sentimeter dan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku. 

“Oh iya, Suku Dayak pedalaman dimintakan peluang untuk bisa masuk TNI yang pendek-pendek kasih sedikit privilege lah,” ujar Sjafrie kepada awak media, dikutip Selasa (01/09/2026). 


Perlu diketahui, penyesuaian syarat terkait perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI menjadi salah satu topik pembahasan dalam rapat terbatas antara Presiden Prabowo Subianto dengan Panglima TNI Agus Subiyanto dan para Kepala Staf Angkatan beserta Sjafrie pada Sabtu (29/08/2026). 

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Negara Prabowo meminta perkembangan mengenai beberapa hal. Salah satunya penyesuaian syarat terkait perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI.