Logo Bloomberg Technoz

Menengok Poin-Poin Utama Kesepakatan Minyak AS-Venezuela

News
01 September 2026 16:20

Kilang minyak Venezuela. (Bloomberg)
Kilang minyak Venezuela. (Bloomberg)

Jake Lloyd-Smith - Bloomberg News

Bloomberg, Gedung Putih di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump menyebutnya sebagai "kesepakatan minyak terbesar dalam sejarah": sebuah perjanjian dengan Venezuela yang memungkinkan AS mengambil kendali atas lebih dari 65 miliar barel cadangan minyak mentah negara tersebut.

Kesepakatan ini—yang menuai kritik dari kelompok garis keras dan kubu oposisi di Venezuela—akan menjamin pasokan minyak mentah berbiaya rendah bagi AS, menurut lembar fakta Gedung Putih yang dirilis pada Senin.


Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth.

Potensi aliran minyak mentah ke AS, yang didukung oleh perkiraan lonjakan produksi Venezuela, akan digunakan untuk mengisi kembali Cadangan Minyak Strategis (SPR), menurut rilis tersebut. Kesepakatan ini juga berpotensi meningkatkan bisnis bagi kilang-kilang minyak dan produsen peralatan ladang minyak AS.