Logo Bloomberg Technoz

RI Catat Lonjakan Nilai Impor di Juli 2026, Naik 27.02% YoY

Redaksi
01 September 2026 12:11

Ilustrasi ekspor & impor. (Bloomberg)
Ilustrasi ekspor & impor. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja nilai impor Indonesia pada Juli 2026 tercatat sebesar US$26,09 miliar atau naik cukup tinggi yakni sebesar 27,02% dibanding periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy). 

Angka impor Juli tersebut lebih tinggi dibandigkan dengan proyeksi ekonom yang dihimpun oleh Bloomberg yang menghasilkan median pada 23,25%, dan rata-rata 23,11%. Estimasi terendah impor mencapai 15%, sedangkan estimasi tertinggi mencapai 29,4%.

“Nilai impor migas sebesar US$3,77 miliar USD atau meningkat 49,91% secara tahunannya. Sedangkan untuk impor non-migas tercatat senilai US$22,33 miliar mengalami peningkatan secara tahunannya sebesar 23,83%,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam rilis BPS, Selasa (1/9/2026).


Jika dilihat menurut penggunaannya, pada Juli 2026 seluruh impor mencatatkan kenaikan. Nilai impor barang konsumsi pada Juli 2026 naik sebesar 10,50%  dibandingkan dengan Juli tahun yang lalu.

Sementara itu kategori bahan baku penolong mencatatkan kenaikan sebesar 32,33% menjadi sebesar US$18,76 miliar pada bulan Juli2026. Sementara impor barang modal mencatatkan kenaikan sebesar 17,38% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.