Sepanjang Januari hingga Juli 2026 total nilai impor mencapai US$163,33 miliar atau naik sebesar 19,94% dibandingkan periode yang sama di tahun yang lalu.
Nilai impor migas tercatat sebesar US$25,77 miliar atau naik 40,24%. Sementara itu impor non-migas sepanjang Januari hingga Juli 2026 tercatat sebesar US$137,56 miliar, naik cukup tinggi sebesar 16,78%.
Jika dilihat dari penggunaannya. Secara kumulatif peningkatan nilai impor terjadi pada seluruh golongan penggunaan. Sebagai penyumbang utama peningkatan impor, nilai impor bahan baku atau penolong mencapai US$116,70 miliar atau naik 20,42% dibandingkan dengan periode yang sama tahun yang lalu. Kategori ini memberikan andil terhadap peningkatan impor sebesar 14,53%.
(ell)
No more pages






























