Banjir bandang menerjang taman tersebut mulai sekitar pukul 14.30 waktu setempat pada Sabtu di Bright Angel Canyon, sehingga memicu evakuasi di kawasan Phantom Ranch yang berada di dekatnya. Peternakan tersebut, yang terdiri atas sejumlah asrama dan kabin di dasar ngarai, merupakan salah satu tujuan utama bagi pendaki yang melintasi taman dari satu tepi ngarai ke tepi lainnya.
Jenazah seorang pria berusia 46 tahun ditemukan pada akhir pekan di dekat Crystal Rapids, di sepanjang Sungai Colorado, menurut National Park Service. Jumlah korban tewas bertambah menjadi dua orang pada Senin pagi ketika upaya pencarian dan evakuasi terus dilakukan, berdasarkan unggahan di X. National Park Service tidak memberikan informasi terbaru mengenai jumlah orang yang masih hilang.
National Park Service mengatakan dalam unggahan di X pada Sabtu bahwa pihaknya melakukan evakuasi melalui udara terhadap sekitar 50 orang di kawasan dekat Phantom Ranch. Lokasi tersebut hanya dapat diakses menggunakan rakit sungai, berjalan kaki, atau menunggangi bagal.
NWS mengimbau pengunjung yang masih berada di taman untuk memantau prakiraan cuaca dan memastikan mereka dapat menerima peringatan keselamatan secara langsung.
Namun, NWS baru mengeluarkan peringatan keselamatan sesaat sebelum bencana terjadi pada Sabtu, kata Justin Johndrow, meteorolog NWS di Arizona. “Peringatan dikeluarkan hampir bersamaan dengan dimulainya hujan.”
Peringatan banjir bandang yang dikeluarkan jauh sebelum badai terjadi diperuntukkan bagi “ancaman yang lebih tinggi di wilayah yang lebih luas yang berpotensi terdampak,” kata Johndrow. Kondisi tersebut lebih menyerupai ancaman yang kini dihadapi Arizona bagian utara dan tengah hingga Senin malam.
Peringatan yang dikeluarkan NWS kini memperingatkan bahwa “arus deras yang mematikan dapat terjadi di ngarai samping dan ngarai sempit” ketika hujan monsun kembali melanda wilayah tersebut.
“Badai yang terjadi jauh sekalipun dapat mengirimkan banjir melalui ngarai dan membuat orang lengah,” kata Johndrow. “Banjir bandang dapat terjadi di tempat Anda berada meskipun tidak ada hujan.”
Departemen Keamanan Publik Arizona dan petugas Taman Nasional Grand Canyon merespons kejadian tersebut pada akhir pekan dan membantu proses evakuasi serta pendataan orang-orang yang kemungkinan berada di wilayah terdampak. Kantor Pemeriksa Medis Coconino County juga berada di lokasi.
Pihak taman mengatakan banjir telah merusak sekitar 40% jaringan pipa air Transcanyon Waterline, sehingga cadangan air taman kini terbatas. National Park Service secara bertahap mengganti jaringan pipa yang dibangun pada 1960-an tersebut, yang memasok air ke area perkemahan dan penginapan, karena sering mengalami kerusakan dan kebocoran. Akibat kekurangan air, kawasan South Rim taman tersebut akan tetap dibuka hanya untuk penggunaan sehari-hari dan “dry camping”, yakni berkemah tanpa akses layanan air.
(bbn)



























