Logo Bloomberg Technoz

Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 750 Orang, 3.044 Hilang

Dinda Decembria
30 August 2026 15:30

Banjir bandang di perbatasan China-Nepal. (Sumber: Bloomberg)
Banjir bandang di perbatasan China-Nepal. (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Korban tewas akibat banjir bandang dan longsor yang menerjang wilayah perbatasan Nepal dan Tibet, China, terus bertambah.

Pada hari ini, Minggu (30/08/2026), Reuters melaporkan sedikitnya 750 orang meninggal dunia, sementara 3.044 lainnya dinyatakan masih hilang.

Bencana yang terjadi sejak Rabu (26/8/2026) tersebut dipicu runtuhnya gletser di kawasan Himalaya yang kemudian membawa material batu, es, lumpur, dan puing ke aliran sungai.


Banjir bandang dengan cepat menerjang permukiman serta sejumlah infrastruktur di sepanjang wilayah perbatasan Nepal-China.

Di Nepal, jumlah korban meninggal mencapai 734 orang, sementara 2.498 orang masih hilang. Otoritas setempat juga melaporkan sebanyak 7.514 orang telah berhasil diselamatkan.