Logo Bloomberg Technoz

PENYALURAN BBM SUBSIDI

Bahlil: Pertalite Berdasar Desil Lagi Diuji, Cegah Salah Sasaran

Sabrina Mulia Rhamadanty
01 September 2026 09:20

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengecek laporan akibat isi Pertalite di SPBU Pertamina, Malang, Jawa Timur, Rabu (29/10/2025). (Dok. Kementerian ESDM).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengecek laporan akibat isi Pertalite di SPBU Pertamina, Malang, Jawa Timur, Rabu (29/10/2025). (Dok. Kementerian ESDM).

Bloomberg Technoz, Jakarta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan rencana pembatasan penyaluran Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite bagi masyarakat yang masuk dalam kelompok ekonomi sosial desil 9 dan 10 masih terus diuji oleh pemerintah.

Bahlil menyebutkan langkah ini diambil guna memastikan skema penyaluran BBM yang menggunakan skema kompensasi dari anggaran negara tersebut benar-benar tepat sasaran.

“Itu masih di-exercise. Karena apa? Kita ingin subsidi itu harus tepat sasaran. Nah, salah satu cara untuk membuat tepat sasaran, data kita harus valid,” ungkap Bahlil usai menghadiri agenda rapat kerja (raker) bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (31/8/2026).


Ihwal penentuan kriteria penerima berdasarkan kelompok desil tersebut, Bahlil menjelaskan proses verifikasi data hingga kini masih berjalan intensif. 

Antrean pengendara sepeda motor saat mengisi BBM disalah satu SPBU Pertamina. Jakarta, Rabu (19/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pemerintah mengkhawatirkan timbulnya kendala teknis akibat data yang tidak akurat, sehingga pelaksanaan di lapangan justru menyimpang dari tujuan awal.