Logo Bloomberg Technoz

Arnold Dix, seorang ahli geologi yang berpengalaman dalam misi penyelamatan di terowongan, mengatakan bahwa ia memberikan saran untuk sekitar enam operasi penyelamatan di terowongan proyek PLTA di Nepal. Namun, ia menyebutkan bahwa banyaknya operasi penyelamatan yang diperlukan, ditambah kekhawatiran akan banjir bandang susulan minggu ini, membuat upaya pencarian menjadi sangat menantang.

"Situasinya bukan hanya soal satu bencana saja," katanya. "Kita menghadapi banyak bencana dan sumber daya kita juga terbatas." Sekitar 11.400 orang telah diselamatkan dan lebih dari 21.000 personel keamanan dikerahkan, demikian disampaikan Otoritas Nasional Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana negara tersebut melalui platform X.

Sebagai salah satu negara dengan ekonomi termiskin di Asia, Nepal menghadapi upaya rekonstruksi yang berat di tengah tekanan akibat kenaikan harga bahan bakar—yang dipicu oleh perang Iran—serta sektor pariwisata yang melemah dan perlambatan pertumbuhan ekonomi. Bencana ini menambah tantangan yang dihadapi Perdana Menteri Nepal berusia 36 tahun, Balendra Shah; ia naik takhta awal tahun ini di tengah gelombang ketidakpuasan generasi Z.

Bencana ini dipicu pada hari Rabu oleh runtuhnya gletser yang menyebabkan aliran es, lumpur, bebatuan, dan air berarus deras menerjang sebuah lembah di Nepal, meluluhlantakkan permukiman serta memutus akses jalan menuju desa-desa. Rekaman video memperlihatkan warga yang berusaha melarikan diri saat air dan material reruntuhan menelan bangunan, merobohkan jembatan serta jaringan listrik, dan menghanyutkan kendaraan. Para korban diperkirakan masih terjebak di bawah reruntuhan, lumpur, dan air.

Hampir 600 warga negara asing masih dinyatakan hilang, menurut pembaruan terkini mengenai operasi pencarian dari otoritas bencana. Departemen Luar Negeri AS menyatakan pihaknya "mengetahui adanya sekitar 80 warga Amerika yang belum diketahui keberadaannya" di wilayah perbatasan Nepal-Tiongkok per Senin pagi, sementara 13 warga negara AS lainnya telah berhasil mencapai tempat yang aman.

Nepal sedang mengupayakan bantuan khusus dari luar negeri untuk operasi penyelamatan dan pemulihan, ujar Menteri Luar Negeri Shisir Khanal pada hari Sabtu. Negara tersebut meminta bantuan untuk membuka akses terowongan tempat warga terjebak, penyediaan drone berkapasitas besar untuk menyalurkan pasokan ke wilayah yang terisolasi, serta bantuan forensik untuk mengidentifikasi korban tewas.

(bbn)

No more pages