Keduanya mengisyaratkan bahwa pembuat kebijakan perlu menaikkan suku bunga jika ingin mengembalikan inflasi ke target The Fed sebesar 2% dalam jangka waktu yang wajar.
“Bagi saya, saya pikir kebijakan ini mungkin akomodatif dalam jangka pendek,” kata Schmid kepada Bloomberg Television. “Jadi, masih ada pekerjaan yang harus kita lakukan.”
Hammack menyampaikan pandangan serupa. Dia mengatakan suku bunga saat ini belum cukup memperlambat perekonomian agar tekanan harga dapat mereda dengan sendirinya.
“Sudah tepat bagi kita untuk memberikan sedikit pengekangan guna membantu membawa inflasi kembali ke target,” kata Hammack dalam wawancara dengan CNBC. “Semakin lama inflasi berada di atas target kami, semakin sulit bagi kami untuk menurunkannya kembali.”
Pejabat The Fed lainnya mengisyaratkan pendekatan yang lebih hati-hati.
Gubernur Federal Reserve Bank of Boston Susan Collins mengatakan masih ada bukti bahwa kebijakan bank sentral saat ini setidaknya memberikan sedikit tekanan terhadap perekonomian dan membantu memperlambat inflasi.
“Saya masih melihat suku bunga sebagai sedikit restriktif,” kata Collins dalam wawancara di sela-sela simposium.
Gubernur Federal Reserve Bank of Chicago Austan Goolsbee mengatakan dirinya masih menilai prospek inflasi.
“Saya membutuhkan bukti bahwa guncangan inflasi ini tidak akan berlangsung lama,” katanya dalam podcast Bloomberg Odd Lots. “Dan saya tidak masalah menunggu sembari mendapatkan bukti tersebut. Namun, jika bukti mulai menunjukkan, terutama pada sektor jasa, bahwa inflasi tetap tinggi, bergerak ke arah yang salah, dan kita tidak mengalami kemajuan, saya akan mulai khawatir.”
Ekonom Juga Terbelah
Para ekonom juga terbelah mengenai apakah The Fed perlu menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang untuk meredam inflasi. Data harga terbaru yang dirilis pada Rabu menunjukkan indikator inflasi pilihan The Fed naik 3,7% dalam setahun hingga Juli. Berdasarkan kontrak berjangka federal funds, investor saat ini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada September sekitar 36%.
Dalam pertemuan Juli, para pembuat kebijakan sepakat mempertahankan suku bunga acuan federal funds rate pada kisaran 3,5%-3,75%. Tiga pejabat berbeda pendapat dan mendukung kenaikan suku bunga.
Secara terpisah, Schmid dan Goolsbee sama-sama menunjukkan keterbukaan terhadap usulan Warsh untuk mengurangi jumlah pertemuan kebijakan Federal Open Market Committee (FOMC) setiap tahun dari delapan menjadi enam kali. Warsh telah meminta masukan dari anggota FOMC mengenai gagasan tersebut.
Goolsbee mengatakan usulan tersebut “harus dipertimbangkan”, sementara Schmid menilai perkembangan teknologi baru memungkinkan para pembuat kebijakan memperoleh gambaran mengenai kondisi ekonomi dengan lebih cepat.
“Lebih sedikit pertemuan mungkin membuat kami lebih efektif jika kami memiliki lebih banyak informasi,” katanya. “Namun, informasi tersebut harus lebih mendekati kondisi secara real time dibandingkan saat ini.”
Warsh dijadwalkan menyampaikan pidatonya pada Jumat pukul 10.00 waktu New York.
(bbn)






























