Logo Bloomberg Technoz

Arah IHSG Menanti Sinyal Kevin Warsh, Pasar Bertaruh Hawkish

Cahya Puteri Abdi Rabbi
28 August 2026 08:00

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sebagian pelaku pasar domestik tengah menanti arah kebijakan Ketua The Fed Kevin Warsh dalam upaya menyeimbangkan tekanan inflasi di Amerika Serikat (AS).

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta menilai pasar saham global masih dibayangi ketidakpastian kebijakan moneter The Fed. Ketidakpastian itu juga akan ikut membayangi arah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan ini.

Inflasi pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) inti AS yang masih berada di atas target 2% serta ketahanan pertumbuhan ekonomi AS membuat arah suku bunga tetap menjadi perhatian investor.


“Untuk sementara ini, para pelaku investor akan mengamati terkait dinamika kebijakan The Fed, terutama pada Jackson Hall Symposium dari Kamis hingga Sabtu ini,” kata Nafan dalam catatannya, Jumat (28/8/2026).

Adapun, Kevin Warsh dijadwalkan akan menyampaikan pidato di Jackson Hole pada Jumat (28/8/2026), yang diperkirakan sebagian pihak akan bernada hawkish.