Logo Bloomberg Technoz

Kontrak berjangka indeks saham Korea Selatan dan Hong Kong mengindikasikan penurunan pada awal perdagangan, sementara kontrak berjangka Jepang cenderung datar.

Kontrak saham AS sedikit melemah setelah saham-saham teknologi menguat di Wall Street, dengan prospek bullish dari Nvidia Corp. mendorong optimisme terhadap perdagangan terkait kecerdasan buatan (AI). Saham Nvidia melonjak hampir 9%, kenaikan terbesar sejak April 2025.

Nafan menilai pidato bernada hawkish yang menegaskan komitmen kuat The Fed dalam menjaga inflasi berpotensi kembali menekan pasar obligasi dan meningkatkan volatilitas aset berisiko.

Sebaliknya, sinyal bahwa tekanan inflasi mulai terkendali atau terbukanya ruang pelonggaran kebijakan moneter dapat memperkuat sentimen pasar saham global.

“Dengan demikian, substansi pidato tersebut tidak hanya penting bagi arah Wall Street, tetapi juga berpotensi menjadi penentu sentimen jangka pendek bagi IHSG melalui perubahan ekspektasi suku bunga AS, pergerakan dolar AS, arus dana asing, dan tingkat risk appetite investor global,” ujar Nafan.

Pergerakan yield obligasi AS. (Bloomberg)

Pidato Warsh akan menjadi kunci dalam menentukan apakah kenaikan imbal hasil obligasi baru-baru ini masih akan berlanjut, dengan investor mencari petunjuk mengenai bagaimana The Fed akan menyeimbangkan tekanan inflasi yang masih persisten dengan tanda-tanda perlambatan ekonomi.

Kurangnya kejelasan mengenai arah kebijakan dapat meningkatkan volatilitas pada Treasury bertenor panjang dan merembet ke pasar saham.

“Jika dia tidak memberikan panduan mengenai kerangka kebijakan, risikonya adalah imbal hasil obligasi jangka panjang akan bergerak jauh lebih tinggi,” kata Torsten Slok, kepala ekonom Apollo Global Management, dalam wawancara dengan Bloomberg Television.

Trader juga mencermati petunjuk terbaru mengenai arah kebijakan The Fed, termasuk penurunan klaim pengangguran AS dan peningkatan persediaan grosir, sementara defisit perdagangan barang AS melebar pada Juli ke level terbesar sejak awal tahun lalu.

Presiden Federal Reserve Bank of Kansas City Jeff Schmid mengatakan kebijakan moneter tidak sedang menahan pertumbuhan ekonomi.

Para pembuat kebijakan The Fed mempertahankan suku bunga federal funds di kisaran 3,5% hingga 3,75% pada pertemuan terakhir mereka, sementara pasar futures memperkirakan kenaikan sebesar 25 basis poin hingga akhir tahun.

“Sinyal kebijakan yang jelas kemungkinan akan sulit didapat mengingat keengganan Warsh memberikan panduan ke depan,” kata Elias Haddad dari Brown Brothers Harriman & Co.

(naw)

No more pages