Logo Bloomberg Technoz

Di sisi lain, nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan tumbuh hingga mendekati US$100 miliar pada 2026. Perkembangan ini turut menempatkan Indonesia sebagai pasar andalan untuk segmen video commerce.

“Kalau kita lihat jumlah penjual online sekitar 800 ribu, namun dalam video commerce ini transaksinya sudah naik hampir 90%, yaitu 2,6 miliar transaksi,” katanya.

Airlangga menegaskan bahwa lonjakan transaksi video commerce tersebut ditopang oleh jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia yang telah melampaui 180 juta jiwa. Angka pengguna media sosial ini terus mencatatkan pertumbuhan dua digit, yakni sebesar 26% per tahun.

Pertumbuhan ekosistem digital tersebut menuntut peran optimal dari teknologi Artificial Intelligence (AI). Penggunaan algoritma berbasis AI dinilai sangat krusial untuk mendorong penawaran produk yang disesuaikan dengan personalisasi konsumen.

“Nah tentu momentum adaptasi teknologi ini yang luar biasa dan ini merupakan peluang bagi pelaku industri maupun UMKM lokal untuk melakukan transformasi ekonomi digital secara lebih inklusif,” kata Airlangga.

Melalui adaptasi teknologi dan dorongan algoritma AI, pelaku industri serta UMKM lokal berkesempatan memperluas jangkauan pasar. Transformasi ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan ekonomi digital di seluruh Indonesia.

(ain)

No more pages