Surat Utang RI Kena Tekanan Jual Akibat Sentimen Aksi Demonstrasi
Tim Riset Bloomberg Technoz
27 August 2026 11:11

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tekanan jual di pasar surat utang terjadi seiring kekhawatiran investor yang terpicu oleh aksi demonstrasi di Gedung DPR/MPR hari ini (27/8/2026).
Melansir data Bloomberg, yield surat utang pemerintah bergerak naik di hampir semua tenor, yang menandakan adanya langkah investor melepas kepemilikan aset di pasar domestik.
Kenaikan paling tajam terjadi pada yield tenor acuan 10 tahun naik 5 basis poin (bps) menjadi 7,1%. Kenaikan juga terjadi pada tenor 3 tahun sebesar 3,8 bps menjadi 6,72%, 9 tahun naik 3,4 bps menjadi 7,04%, dan 6 tahun naik sebesar 2,5 bps menjadi 6,97%. Sementara, tenor 4 tahun, 5 tahun, 7 tahun dan 8 tahun naik masing-masing 1,9 bps, 1,2 bps, 1,8 bps dan 1,9 bps.
Tenor panjang masih memperlihatkan posisi yield yang relatif stabil. Yield tenor 12 tahun bahkan turun 0,6% bps menjadi 7,08%, tenor 13 tahun turun 1,5 bps menjadi 7,28%, sedangkan tenor 18 tahun tidak berubah di 7,26%.
Pergerakan yield di pasar surat utang mengindikasikan adanya kekhawatiran investor yang dipicu oleh kemungkinan munculnya gejolak sosial seperti demonstrasi yang terjadi pada Agustus tahun lalu.
































