Cerita di Balik ETF Bitcoin & Emas Kebanjiran Dana Rp124 Triliun
News
27 August 2026 12:36

Bloomberg, Para investor tidak lagi harus memilih antara emas dan Bitcoin sebagai instrumen investasi lindung nilai terhadap kekhawatiran fiskal. Mereka membeli keduanya.
Produk reksa dana yang diperdagangkan di bursa atau ETF (Exchange-traded funds) yang melacak aset-aset tersebut menarik dana sebesar US$7 miliar (sekitar Rp124 triliun) dalam lima hari perdagangan terakhir, sekaligus sebagai catatan rekor tersendiri, menurut data yang dikompilasi oleh Bloomberg.
Hal ini menempatkan beberapa instrumen investasi emas dan Bitcoin terbesar sejajar dengan raksasa pasar saham di puncak peringkat arus dana ETF.
Hampir US$3,4 miliar mengalir ke SPDR Gold Shares (kode saham GLD) milik State Street Investment Management, sementara ETF iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock Inc. menarik dana US$1,5 miliar. Keduanya masuk dalam 10 besar ETF AS berdasarkan arus masuk dana untuk pekan ini, dengan GLD hanya tertinggal dari segelintir dana termasuk Vanguard S&P 500 ETF (VOO).
Lonjakan serampak ini patut diperhatikan setelah periode di mana daya tarik emas sebagai aset safe haven menguat, sementara Bitcoin kesulitan menunjukkan hal yang sama.































