Logo Bloomberg Technoz

Demonstrasi Hari Ini: Cermin Kegelisahan Rakyat yang Menumpuk?

Redaksi
27 August 2026 13:03

Sejumlah massa bersama Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) berkumpul di depan Kompleks Parlemen, Rabu (26/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Sejumlah massa bersama Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) berkumpul di depan Kompleks Parlemen, Rabu (26/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Demonstrasi yang berlangsung hari ini, Kamis (27/8/2026), sepertinya menjadi titik kulminasi keresahan masyarakat sepanjang 2026. Di tengah angka-angka indikator ekonomi yang mentereng, masyarakat belum sepenuhnya merasakan efeknya.

Sejumlah kalangan meragukan data pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026, yang mencapai 5,61%. Kinerja ini mendapat tumpuan faktor musiman dari Ramadan dan Lebaran serta adanya akselerasi belanja pemerintah pada awal tahun. 

Namun, jika komponen pertumbuhannya ditelisik, terlihat bahwa konsumsi pemerintah justru tercatat paling tinggi, yakni tumbuh sebesar 21,81% secara tahunan. Akselerasi dan peningkatan belanja pemerintah menjadi salah satu motor penggerak roda ekonomi pada kuartal pertama. 


Sementara, konsumsi rumah tangga hanya tumbuh 5,52% secara tahunan. Sehingga, wajar jika masyarakat tidak merasakan dampak dari pertumbuhan ekonomi di angka 5,61% tersebut.

Beranjak ke kuartal II-2026, pertumbuhan ekonoomi memang masih tinggi di 5,29%. Namun, jika dengan pertumbuhan 5,61% saja sudah dipertanyakan kualitasnya yang belum terasa hingga ke dapur rumah, apalagi jika angkanya melambat menjadi 5,29%.