Logo Bloomberg Technoz

AS Ancam Sanksi Terkait Iran, China Sinyalkan Perlawanan

News
26 August 2026 09:00

Donald Trump dan Xi Jinping bertemu di Beijing, China. dok: Bloomberg
Donald Trump dan Xi Jinping bertemu di Beijing, China. dok: Bloomberg

Bloomberg News

Bloomberg, Pemerintahan Xi Jinping mengirimkan pesan perlawanan kepada Donald Trump terkait hubungan ekonomi China dengan Iran.

Hanya beberapa jam setelah AS menjatuhkan sanksi terhadap puluhan entitas China dan mengancam akan menyasar sebuah "lembaga keuangan utama" yang tidak disebutkan namanya atas keterkaitannya dengan Teheran, Beijing merespons dengan menyatakan bahwa hubungannya dengan Iran "tidak boleh diganggu atau dirusak." China akan mengambil "seluruh langkah yang diperlukan" untuk melindungi kepentingannya, tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian.


Tanggapan keras ini menggarisbawahi risiko terjadinya bentrokan lain antar-negara adidaya tersebut di saat Trump tengah mengobarkan serangkaian tekanan ekonomi terhadap Iran untuk menekan Republik Islam itu agar bersedia menandatangani kesepakatan.

China telah menjadi penopang ekonomi Teheran sebagai pembeli minyak terbesar, dan Xi tampaknya tidak terburu-buru untuk membantu Trump mengakhiri konflik yang telah menguras sumber daya AS dari Asia—sebuah situasi yang justru memberinya posisi tawar lebih kuat jelang KTT antar-pemimpin negara bulan depan. Bagi AS, mengambil tindakan terhadap bank besar China mana pun yang mendukung ekonomi perang Iran berisiko memicu perlawanan balik yang lebih besar dari rival Asianya tersebut.