Logo Bloomberg Technoz

Inflasi Asia Beragam, Harga Minyak Uji Bank Sentral Kawasan

Tim Riset Bloomberg Technoz
24 August 2026 13:10

Inflasi Asia (Diolah)
Inflasi Asia (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Laju inflasi negara-negara Asia bergerak tak seragam. Rupanya kenaikan harga minyak mentah yang telah melonjak lebih dari 50% sepanjang tahun ini akibat perang Timur Tengah memiliki pengaruh yang beragam terhadap gerak perubahan harga di masing-masing negara. 

Jika dipetakan, maka kondisi inflasi negara-negara Asia setidaknya terbagi jadi tiga kelompok. Pertama, negara dengan inflasi yang relatif terkendali atau berada dalam kisaran target bank sentral seperti Indonesia, India, Thailand, dan Vietnam. 

Kedua, negara yang inflasinya sedikit di atas target bank sentral seperti Korea Selatan dan Taiwan. Ketiga, negara dengan tekanan inflasi tinggi seperti Pakistan dan Filipina. 

Seorang pekerja mengisi bahan bakar sepeda motor di sebuah pompa bensin di Karachi, Pakistan, Kamis (30/6/2023). (Asim Hafeez/Bloomberg)

Mengacu data Bloomberg, dari sebagian negara di kawasan, Pakistan mencatat inflasi tertinggi sebesar 9,2%, disusul Filipina 6,2%. Di sisi lain, China hanya mencatat inflasi 0,5%, jauh di bawah target 2%. 

Melansir Bloomberg News, kenaikan harga minyak mulai menekan permintaan bahan bakar terlihat dari pernyataan Sinopec, perusahaan penyulingan minyak terbesar China. Konsumsi bensin di China tercatat turun hampir 8%, sedangkan penggunaan solar turun 12% pada paruh pertama tahun ini akibat harga yang tinggi dan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik.