Logo Bloomberg Technoz

Prabowo Minta Bangun Sumur Bor di 306 Titik Panas Riau

Dovana Hasiana
24 August 2026 12:35

Presiden Prabowo bersama pihak-pihak yang bertugas dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan (Dok. Tim Media Presiden)
Presiden Prabowo bersama pihak-pihak yang bertugas dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan (Dok. Tim Media Presiden)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau M. Edy Afrizal  untuk segera membangun sumur bor di sekitar lokasi titik panas (hotspot) di Riau. Menurutnya, hal ini bisa dilakukan untuk mencegah titik panas menjadi titik api. 

Hal ini disampaikan Kepala Negara usai menerima laporan dari Kepala BPBD Edy Afrizal bahwa saat ini setidaknya terdapat 306 titik panas (hotspot) di wilayah selatan Riau. Ini disampaikan di sela rapat koordinasi di Pekanbaru, Riau pada hari ini, Sein (24/08/2026). 

"Segera aja di 300 titik langsung bikin bor air. Ya langsung ke situ langsung bikin bor air. Begitu ada titik panas bikin bor air di situ. Jangan tunggu titik api," ujar Prabowo, Senin (24/08/2026). 


Prabowo kemudian menerima laporan dari Edy bahwa pembuatan sumur bor di sekitar lokasi titik panas bisa dilakukan. Dalam hal ini, BPBD Riau bisa membuat bor dengan kedalaman 30-50 meter. 

Edy melaporkan kebakaran hutan di Riau mengalami peningkatan pada tahun ini yang dipicu oleh fenomena El Nino. Per 23 Agustus 2026, terdeteksi 306 titik panas di Riau. Dari data itu, tujuh titik sudah terbakar yang tersebar di empat kabupaten. Perinciannya, satu titik di Kabupaten Pelalawan; dua titik di Indragiri Hilir; dua titik di Indragiri Hulu 2; dan dua titik di Kampar.