Logo Bloomberg Technoz

Kedekatan Haji Isam & Deng Weiming, Pabrik Prekursor hingga PACK

Cahya Puteri Abdi Rabbi
24 August 2026 10:45

Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya terima kunjungan Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. (Dok. Setkab)
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya terima kunjungan Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. (Dok. Setkab)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Hubungan bisnis pengusaha asal Kalimantan Selatan Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam dengan produsen bahan baku baterai asal China, CNGR, telah terjalin cukup erat. Sejumlah aset bisnis aliansi keduanya masih ada yang berada di luar grup bisnis yang telah menjadi perusahaan terbuka, PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK).

Kerja sama tersebut berawal dari pengembangan bisnis hilirisasi nikel di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, dan kemudian berlanjut ke investasi di perusahaan publik.

Jejak kerja sama Haji Isam dan CNGR terlihat sejak 2022, ketika kelompok usaha Jhonlin mulai mengembangkan smelter nikel di Tanah Bumbu. Dalam proyek tersebut, kelompok usaha Haji Isam bekerja sama dengan CNGR yang diwakili Deng Weiming.


Kerja sama tersebut kemudian berkembang melalui PT Anugerah Barokah Energy Baru (ABEB), perusahaan patungan yang dibentuk untuk mengembangkan pabrik ternary precursor berbasis nikel untuk kebutuhan baterai lithium. ABEB berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Adapun, pabrik prekursor tersebut diresmikan operasionalnya pada Januari 2026. Proyek ini mempertemukan bisnis Haji Isam melalui kelompok usahanya dengan CNGR dalam pengembangan bahan baku baterai berbasis nikel.