Logo Bloomberg Technoz

Dari Sudut ke Sudut, Melihat Isi Rusun Subsidi Manggarai

Andrean Kristianto
21 August 2026 18:20

Pekerja merapihkan contoh Hunian Terjangkau Manggarai tipe 45 di Jakarta, Jumat (21/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pekerja merapihkan contoh Hunian Terjangkau Manggarai tipe 45 di Jakarta, Jumat (21/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Stasiun Manggarai resmi dimulai melalui peletakan batu pertama hari ini. (Bloomberg Technoz/Andre)

Pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Stasiun Manggarai resmi dimulai melalui peletakan batu pertama hari ini. (Bloomberg Technoz/Andre)

Hunian vertikal tersebut diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum memiliki rumah. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Hunian vertikal tersebut diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum memiliki rumah. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sebanyak 1.232 unit hunian akan dibangun dalam tiga menara utama. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sebanyak 1.232 unit hunian akan dibangun dalam tiga menara utama. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Program rusun subsidi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyediakan tiga juta rumah. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Program rusun subsidi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyediakan tiga juta rumah. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pembangunan tahap awal di Blok G dijadwalkan dimulai pada Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan Blok F pada Oktober 2026.

Pembangunan tahap awal di Blok G dijadwalkan dimulai pada Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan Blok F pada Oktober 2026.

Konsep Transit Oriented Development (TOD) diterapkan agar hunian terintegrasi dengan transportasi publik dan aktivitas perkotaan.

Konsep Transit Oriented Development (TOD) diterapkan agar hunian terintegrasi dengan transportasi publik dan aktivitas perkotaan.

Pekerja merapihkan contoh Hunian Terjangkau Manggarai tipe 45 di Jakarta, Jumat (21/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Stasiun Manggarai resmi dimulai melalui peletakan batu pertama hari ini. (Bloomberg Technoz/Andre)
Hunian vertikal tersebut diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum memiliki rumah. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Sebanyak 1.232 unit hunian akan dibangun dalam tiga menara utama. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Program rusun subsidi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyediakan tiga juta rumah. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pembangunan tahap awal di Blok G dijadwalkan dimulai pada Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan Blok F pada Oktober 2026.
Konsep Transit Oriented Development (TOD) diterapkan agar hunian terintegrasi dengan transportasi publik dan aktivitas perkotaan.

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta, resmi dimulai melalui peletakan batu pertama pada Jumat (21/8/2026). Hunian vertikal tersebut diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum memiliki rumah.

Proyek tersebut akan berdiri di Blok F dan Blok G Kawasan Stasiun Manggarai dengan memanfaatkan aset tanah berstatus Hak Pakai PT KAI. Area pengembangan mencapai sekitar 21.939 meter persegi, terdiri atas Blok F seluas sekitar 15.014 meter persegi dan Blok G sekitar 6.925 meter persegi, dengan bangunan maksimal 36 lantai, Koefisien Dasar Bangunan (KDB) 55 persen, serta Koefisien Lantai Bangunan (KLB) 11.

Sebanyak 1.232 unit hunian akan dibangun dalam tiga menara utama, dilengkapi 150 unit ruang ritel untuk mendukung aktivitas ekonomi lokal, dengan 72 unit berada di Blok G dan 78 unit di Blok F. Hunian tersebut terdiri atas Tipe 28 atau studio seluas sekitar 28 meter persegi, Tipe 36 seluas sekitar 36 meter persegi, dan Tipe 45 seluas sekitar 45 meter persegi.

Tipe 28 memiliki satu kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu ruang tamu, sedangkan Tipe 36 menyediakan dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu ruang tamu. Tipe 45 dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, dan ruang keluarga.

Program rusun subsidi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyediakan tiga juta rumah bagi MBR yang belum memiliki hunian. Selain wajib menjadi rumah pertama, setiap calon pembeli hanya diperbolehkan memiliki satu unit rusun bersubsidi, sementara batas penghasilan MBR di Jakarta ditetapkan maksimal Rp12 juta per bulan untuk lajang dan Rp14 juta per bulan bagi masyarakat yang sudah menikah.

Pembangunan tahap awal di Blok G dijadwalkan dimulai pada Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan Blok F pada Oktober 2026. Konsep Transit Oriented Development (TOD) diterapkan agar hunian terintegrasi dengan transportasi publik dan aktivitas perkotaan.

(dre/ain)