Logo Bloomberg Technoz

Arah Bauran Kebijakan BI: Intervensi Rupiah-Diskon Premi Swap

Redaksi
19 August 2026 18:30

Gedung Bank Indonesia. (Bloomberg)
Gedung Bank Indonesia. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memaparkan arah bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran dalam memperkuat stabilitas sistem keuangan dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi.

Salah satu kebijakan yang menarik perhatian yakni bank sentral memperluas transaksi underlying pendanaan luar negeri yang dapat memperoleh insentif diskon premi swap jual lindung nilai sebesar 12,5%. Semula underlying hanya mencakup transaksi portfolio inflows, kini menjadi termasuk pinjaman luar negeri oleh bank dan investasi langsung asing.

"Hal ini dilakukan untuk memperkuat efektivitas stabilisasi nilai tukar rupiah dan menjaga kecukupan likuiditas rupiah," ujar Pejabat Gubernur Sementara BI Destry Damayanti dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Gubernur BI Periode Agustus 2026, Rabu (19/8/2026).


Transaksi swap lindung nilai tersebut berjangka waktu paling lama 12 bulan dengan masa kontrak paling lama 3 tahun dan transaksi swap lindung nilai dapat diperpanjang atau roll over sesuai sisa jangka waktu kontrak lindung nilai.

Perluasan transaksi instrumen swap lindung nilai berlaku efektif pada minggu kedua September 2026 untuk dana pinjaman luar negeri dan foreign direct investment yang masuk sejak 1 Juli 2026.