KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi Unsoed di Fakultas Lain
Dovana Hasiana
21 August 2026 14:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung di Purwokerto, Jawa Tengah dan DKI Jakarta berkaitan dengan korupsi penerimaan calon mahasiswa jalur mandiri di Fakultas Kedokteran Universitas Soedirman (Unsoed). Meski demikian, lembaga antirasuah tersebut memberi sinyal penyidik juga akan memeriksa apakah praktik serupa juga terjadi pada penerimaan mahasiswa di fakultas lainnya.
Juru bicara KPK Budi Prasetyo memastikan penyidik akan mendalami seluruh informasi yang berkaitan dengan praktik lancung di dunia pendidikan tersebut.
"Tim [penyidik] tentu akan dalami apakah praktik-praktik ini hanya terjadi pada penerimaan mahasiswa di Fakultas Kedokteran; atau juga terjadi di fakultas-fakultas lainnya," kata dia, Jumat (21/08/2026).
Sebelumnya, KPK mengungkap sempat menangkap 14 orang dalam operasi senyap tersebut yaitu 12 orang di wilayah Purwokerto, dan dua orang di wilayah Jakarta. Usai pemeriksaan awal, tujuh dari 12 orang di Purwokerto dibawa ke Gedung Merah Putih KPK. Sehingga total ada sembilan orang yang tengah berhadapan dengan penyidik dalam penanganan perkara ini.
Tiga nama di antaranya adalah Rektor Unsoed Akhmad Sodiq; Wakil Rektor II Unsoed Kuat Puji Prayitno; dan Wakil Rektor III Unsoed Norman Arie Prayoga. Selain ketiga nama ini, KPK kabarnya juga menangkap beberapa pejabat Unsoed lainnya.


























