Logo Bloomberg Technoz

Pertamina Gandeng KPK Bahas Tata Impor di Tengah Krisis BBM Dunia

Azura Yumna Ramadani Purnama
23 September 2026 12:10

Sebuah kapal tanker minyak sedang berlabuh di fasilitas PT.Pertamina di Pelabuhan Tanjung Priok./Bloomberg-Dimas Ardian
Sebuah kapal tanker minyak sedang berlabuh di fasilitas PT.Pertamina di Pelabuhan Tanjung Priok./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta PT Pertamina Patra Niaga (PPN) melakukan konsultasi dengan Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ihwal tata kelola impor komoditas migas di tengah dinamika geopolitik global, yang mengakibatkan krisis bahan bakar minyak (BBM) di pasar global.

PPN melakukan konsultasi dengan KPK untuk memperkuat tata kelola impor dalam menyiapkan alternatif pembelian pasokan energi di tengah gejolak tersebut.

Direktur Utama PPN Mars Ega Legowo Putra menegaskan gejolak di pasar migas global tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk mengesampingkan tata kelola impor.


“Situasinya boleh extraordinary, tetapi governance kami harus tetap kuat. Justru ketika urgensinya makin tinggi, kontrol dan tata kelola harus makin kuat. Kami harus bergerak cepat menjaga ketahanan energi, tetapi setiap keputusan tetap harus memiliki dasar kebutuhan yang jelas, terdokumentasi, dapat ditelusuri, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Mars Ega melalui siaran pers, Rabu (23/9/2026).

Mars Ega menyatakan konsultasi tersebut menjadi bagian perusahaan memastikan langkah impor dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan memiliki mekanisme pengendalian yang memadai.