Logo Bloomberg Technoz

Laba BUMI Melesat, Tapi Bukan Berarti Sudah Sehat

Redaksi
05 October 2026 12:46

Bumi Resources Minerals. (tangkapan layar via bumiresourcesminerals.com)
Bumi Resources Minerals. (tangkapan layar via bumiresourcesminerals.com)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Laba PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melesat, namun utang menumpuk sampai pertengahan tahun ini. Sebagian besar utang itu berasal dari pinjaman sindikasi jangka panjang dan surat utang.

Mengutip laporan keuangan semester I-2026, BUMI mencatat total pinjaman jangka panjang sebesar US$382,84 juta atau sekitar Rp6,84 triliun (asumsi kurs Rp17.857 per dolar AS).

Total pinjaman jangka panjang itu naik sekitar dua kali lipat selama enam bulan terakhir. Adapun, posisi utang jangka panjang BUMI akhir Desember 2025 sebesar US$179,38 juta atau sekitar Rp3,2 triliun.


Pinjaman jangka panjang paruh pertama tahun ini sebagian besar berasal dari pinjaman sindikasi Bangkok Bank Public Company Limited mencapai US$278 juta atau sekitar Rp4,96 triliun.

Sementara itu, Glencore Facility dan Indies Special Opportunities Ltd memberikan pinjaman jangka panjang masing-masing US$30 juta dan US$18,18 juta.