Logo Bloomberg Technoz

Aset Industri Asuransi Agustus 2026 Naik Tipis jadi Rp1.200,5 T

Redaksi
05 October 2026 17:30

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian,. Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono saat Hasil RDK Bulanan Juni 2024. (Youtube OJK)
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian,. Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono saat Hasil RDK Bulanan Juni 2024. (Youtube OJK)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat aset industri asuransi pada bulan Agustus 2026 telah mencapai Rp1.200,55 triliun. Angka tersebut naik 2,56% secara year-on-year (yoy) apabila dibandingkan dengan periode Agustus 2025.

“Dari sisi asuransi komersil, total aset mencapai Rp 982,18 triliun atau naik sebesar 3,59% yoy,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono, dalam Asesmen Sektor Jasa Keuangan OJK, Senin (5/10/2026).

Ogi menyebut, kinerja asuransi komersil berupa akumulasi pendapatan premi pada periode Agustus 2026 mencapai yang Rp255,40 triliun atau tumbuh 2,66% yoy yang  terdiri dari premi asuransi jiwa yang tumbuh 7,01% yoy dengan nilai sebesar Rp 125,75 triliun. Sementara itu, premi asuransi umum dan reasuransi mengalam kontraksi sebesar 2,35% yoy dengan nilai sebesar Rp 99,61 triliun.


Permodalan industri asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi secara agregat mencatatkan risk-based capital (RBC) masing-masing sebesar 471,57% dan 331,52% yang masih di atas treshold sebesar 120%.

Untuk asuransi non-komersil yang terdiri dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan serta program asuransi ASN, PNI, dan Polri terkait program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian total aset tercatat sebesar Rp 218,37 triliun atau terkontraksi sebesar 1,85% yoy.