Pemerintah Siapkan OMC untuk Karhutla Kalimantan, Mulai Esok Ahad
Dovana Hasiana
21 August 2026 14:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kehutanan (Kemhut) mengatakan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan terus disesuaikan dengan kondisi atmosfer, ketersediaan awan potensial, serta perkembangan kebakaran hutan dan lahan di lapangan. Ini merupakan bagian dari strategi pengendalian dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Borneo.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan Ristianto Pribadi mengatakan peluang pelaksanaan operasi modifikasi cuaca di Kalimantan Barat kembali terbuka pada Ahad-Kamis (23-27/08/2026). Namun, pelaksanaannya tergantung prakiraan cuaca terkini.
"Berdasarkan prakiraan cuaca terkini, peluang pelaksanaan OMC kembali terbuka pada 23–27 Agustus 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika saat ini tengah berkoordinasi dengan para pihak terkait untuk mengupayakan pelaksanaan kembali OMC di Kalimantan Barat pada periode tersebut," kata dia dikutip, Jumat (21/08/2026).
Sementara, kondisi cuaca di Kalimantan Tengah diprakirakan masih didominasi kondisi kering dengan pertumbuhan awan hujan yang terbatas hingga akhir Agustus 2026. Oleh karena itu, peluang pelaksanaan operasi modifikasi cuaca dalam waktu dekat sangat minim. Meski demikian, pemantauan atmosfer tetap dilakukan untuk mengidentifikasi apabila muncul peluang penyemaian awan.
Sebelumnya, di Kalimantan Barat, OMC telah dilaksanakan pada 13–17 Agustus 2026 melalui Posko Pontianak. Dalam periode tersebut dilakukan 9 sorti penerbangan, dengan estimasi volume curah hujan di wilayah penyemaian mencapai 10,92 juta meter kubik.





























