Logo Bloomberg Technoz

Bidik Pertumbuhan 6% Purbaya Akan Evalusi Perdagangan Bebas

Redaksi
21 August 2026 12:30

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menilai perjanjian perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) turut memengaruhi kinerja perekonomian dan perkembangan industrialisasi Indonesia sehingga perlu dilakukan evaluasi.

Iapun juga berencana melakukan analisis mendalam terhadap sektor industri yang terdampak perdagangan bebas dan melakukan pemetaan strategi yang jelas, terutama terhadap industri yang masih memiliki potensi pertumbuhan.

“Analisis yang masih bisa diselamatkan, untuk dua pilihan terakhir langkah kita apa, Kemenkeu bisa apa, itu yang saya butuhkan,” kata Purbaya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (21/8/2026).


Bendahara negara bilang,  mulai September mendatang pendekatan Kementerian Keuangan akan diarahkan untuk menggali berbagai potensi ekonomi, termasuk peluang yang muncul dari perjanjian perdagangan bebas.

“Jadi bulan September ke depan kita rubah approach Kemenkeu dari potensi ekonomi termasuk free trade agar pertumbuhan ekonomi bisa laju kencang minimal di 6% di akhir 2026,” katanya.