Logo Bloomberg Technoz

ESDM Pastikan Biaya Listrik 24 Jam PLTP Lebih Murah dari PLTS

Sabrina Mulia Rhamadanty
20 August 2026 17:30

Pertamina Geothermal Energy Raih Peringkat Pertama ESG Tingkat Dunia (Pertamina)
Pertamina Geothermal Energy Raih Peringkat Pertama ESG Tingkat Dunia (Pertamina)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa biaya pembangkitan listrik dari panas bumi (PLTP) secara harian jauh lebih efisien dibandingkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menjelaskan bahwa keunggulan beban puncak (base load) panas bumi yang beroperasi nonstop menjadi alasan utama efisiensi tersebut.

"Kalau [PLTP] dibandingkan dengan PLTS pasti lebih murah. Karena base load PLTS 24 jam itu harganya mahal banget," ujar Eniya saat ditemui usai acara The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta, Kamis (20/8/2026).


Eniya menuturkan bahwa penyediaan pasokan listrik berbasis surya secara terus-menerus selama 24 jam membutuhkan investasi sistem penyimpanan energi yang sangat tinggi. Kondisi ini membuat harga listrik harian PLTS membengkak jika dibandingkan dengan PLTP yang secara alami siap memasok beban puncak tanpa henti.

Meski lebih murah dari PLTS 24 jam, tarif listrik panas bumi saat ini diakui Eniya masih berada di atas tarif pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara.